Expo UMKM Purworejo: Sinergi SMA 1 & Dinkop Majukan Produk Lokal

Admin/ Februari 17, 2026/ BERITA

Peningkatan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada perusahaan besar, melainkan pada ketahanan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah yang dikelola oleh masyarakat. Untuk memberikan panggung yang lebih luas bagi para pengusaha lokal, agenda Expo UMKM Purworejo hadir dengan semangat kolaborasi yang baru. Tahun ini, penyelenggaraan acara tersebut merupakan buah dari sinergi SMA 1 dengan otoritas koperasi daerah. Sekolah bukan lagi sekadar tempat menuntut ilmu teori, melainkan bertransformasi menjadi inkubator bisnis dan pusat pameran strategis yang membantu para pelaku usaha dalam memperkenalkan inovasi mereka ke khalayak luas.

Keterlibatan Dinkop dalam acara ini menjamin bahwa para peserta pameran mendapatkan bimbingan mengenai standarisasi produk, pengemasan, hingga aspek legalitas usaha. Melalui acara ini, sekolah menyediakan lahan luas dan fasilitas pendukung untuk menciptakan pasar rakyat yang modern dan tertib. Langkah ini diambil guna majukan produk lokal agar mampu bersaing dengan barang-barang pabrikan yang membanjiri pasar. Selain menyediakan tempat, pihak sekolah juga melibatkan siswa dari organisasi kewirausahaan untuk membantu para pelaku UMKM dalam mendesain materi promosi digital dan pengelolaan transaksi menggunakan sistem pembayaran non-tunai.

Selama berlangsungnya Expo UMKM Purworejo, ribuan pengunjung dari berbagai daerah hadir untuk melihat keberagaman produk unggulan, mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga inovasi teknologi tepat guna hasil karya warga Purworejo. Melalui sinergi SMA 1, acara ini juga diselingi dengan lokakarya bisnis yang menghadirkan praktisi sukses untuk berbagi pengalaman. Hal ini sangat bermanfaat bagi para pelaku usaha kecil yang sering kali kesulitan mendapatkan akses pelatihan bisnis yang berkualitas. Dengan menjadikan sekolah sebagai lokasi acara, tercipta hubungan yang erat antara dunia pendidikan dan sektor riil ekonomi masyarakat.

Upaya untuk majukan produk lokal melalui ajang ini juga memiliki dimensi edukasi bagi para siswa. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah produk diciptakan, dipasarkan, dan didistribusikan. Pengalaman empiris ini jauh lebih berharga daripada sekadar membaca buku teks ekonomi di dalam kelas. Pihak Dinkop juga memanfaatkan momentum ini untuk melakukan pendataan dan kurasi terhadap produk-produk potensial yang akan dibawa ke tingkat pameran provinsi maupun nasional. Keberhasilan Expo UMKM Purworejo tahun 2026 ini menjadi barometer baru bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama dalam pemulihan ekonomi pascapandemi yang berkelanjutan.

Share this Post