Mengenal Brookesia micra: Si Mini yang Menyandang Gelar Bunglon Mungil

Admin/ Mei 6, 2025/ Hewan

Dunia reptil menyimpan beragam spesies dengan adaptasi yang luar biasa, dan salah satunya adalah Brookesia micra. Sesuai dengan namanya, spesies bunglon ini dikenal sebagai salah satu bunglon mungil terkecil di dunia. Ditemukan di pulau Nosy Hara, Madagaskar, ukuran tubuh dewasanya hanya mencapai sekitar 29 milimeter atau sedikit lebih panjang dari kuku jari manusia. Keberadaan bunglon mungil ini menjadi bukti menakjubkan akan keanekaragaman hayati pulau Madagaskar yang unik.

Penemuan ilmiah mengenai Brookesia micra pertama kali dipublikasikan oleh tim ilmuwan yang dipimpin oleh Dr. Frank Glaw dari Zoologische Staatssammlung München pada tahun 2012. Publikasi di jurnal PLoS ONE pada tanggal 15 Februari 2012, mengumumkan penemuan spesies baru ini dan menyoroti ukurannya yang ekstrem, menjadikannya salah satu reptil terkecil yang diketahui. Lokasi penemuan yang terisolasi di pulau kecil Nosy Hara semakin menambah daya tarik ilmiah bunglon mungil ini.

Habitat alami bunglon mungil Brookesia micra terbatas di hutan hujan tropis di pulau kecil Nosy Hara. Mereka hidup di antara serasah daun di lantai hutan, tempat mereka mencari makan berupa invertebrata kecil seperti tungau dan kutu. Ukuran tubuhnya yang mini memberikan keuntungan tersendiri untuk bersembunyi dari predator yang lebih besar di lingkungan hutan yang lebat. Seperti bunglon lainnya, Brookesia micra juga memiliki kemampuan kamuflase yang baik, meskipun ukurannya yang kecil membuatnya semakin sulit untuk dideteksi.

Pada tanggal 20 Mei 2025, seorang ahli herpetologi dari Universitas Antananarivo, Dr. Lila Andrianantoandro, dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio nasional Radio Madagasikara, menjelaskan beberapa tantangan dalam mempelajari bunglon mungil ini. “Ukuran mereka yang sangat kecil membuat observasi di alam liar menjadi sangat sulit. Selain itu, habitat mereka yang terbatas di pulau kecil menjadikan mereka sangat rentan terhadap perubahan lingkungan dan aktivitas manusia,” ujarnya.

Upaya konservasi terhadap Brookesia micra menjadi sangat penting untuk memastikan kelangsungan hidup bunglon mungil ini. Pada tanggal 25 Mei 2025, petugas dari Madagascar National Parks Agency melakukan survei populasi dan pemetaan habitat Brookesia micra di pulau Nosy Hara. Mereka juga bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai habitat alami spesies endemik yang unik ini.

Keberadaan Brookesia micra sebagai salah satu bunglon mungil terkecil di dunia menjadi simbol betapa pentingnya menjaga keanekaragaman hayati di pulau Madagaskar yang kaya akan spesies endemik. Ukurannya yang kecil menyimpan misteri evolusi dan adaptasi yang luar biasa, dan pelestariannya adalah tanggung jawab bersama untuk generasi mendatang.

Share this Post